sahabatSering kita mendengar bahwa memiliki sahabat atau teman banyak adalah hal
yang paling menyenangkan dan membahagiakan. Bahkan ada yang mengutarakan
senang dan bangganya karena seseorang memiliki teman dari semua kalangan
(dari orang kebanyakan (rakyat jelata) hingga pejabat). Sehingga dimana
pun kita berada jika kebetulan mendapat masalah/ kesulitan akan mudah
mendapat pertolongan.

Tentu hal ini tergantung Anda sendiri, seberapa besar Anda dapat membina
kualitas persahabatan atau pertemanan. Dapat saja diartikan dalam kelompok
lebih kecil, misalnya dalam lingkungan kantor. Kita menjalin persahabatan
dari kalangan office boy, hingga pimpinan puncak. Kenapa tidak, ini
mungkin-mungkin saja.

Setidaknya setelah membaca artikel ini, Anda dapat melihat diri Anda,
seberapa banyak Anda memiliki jaringan persahabatan di muka bumi ini. Asal
Anda tidak hanya memiliki dua teman, atau malah hanya satu dan tidak
punya?

Mungkin saja Anda berpikir tidak membutuhkan begitu banyak teman saat ini,
tapi siapa tahu dikemudian hari? Apapun pendapat Anda, memiliki banyak
orang yang memberi perhatian dan mencintai Anda, adalah sebuah hal yang
indah. Bahkan bagi sebagian orang, bersahabata dengan banyak orang
bagaikan gizi yang menghidupkan kehidupan Anda.

Tidak ada salahnya menyimak kembali bagaimana strategi seputar
persahabatan Anda, dan apa yang perlu direvisi. Jika selama ini Anda
merasa punya banyak ‘cacat cela’, jangan berpikir, simpati orang lain tak
lagi bisa dibangun.

Beberapa hal yang mempengaruhi urusan persahabatan Anda:

· Perhatian itu penting; Perhatian menjadi faktor yang menentukan kualitas
seperti apa yang Anda bangun dalam pertemanan. Bagaimana mungkin seseorang
akan menganggap Anda teman penting, jika senyumnya tak pernah Anda balas.
Tentu saja itu hanya contoh kecil. Renungkanlah, apakah Anda selama ini
cukup mengetahui problem teman-teman dekat Anda, memberi uluran tangan
(dan hati) saat mereka susah. Apakah Anda cukup perhatian pada hari-hari
bahagia rekan-rekan dekat Anda. Jangan-jangan dari 10 undangan perkawinan,
Anda hanya menghadiri 1 saja!

· Janji juga penting; Anda tidak senang khan jika dijuluki sebagai si
tukang ngegombal. Hal ini sangat berpengaruh pada nilai diri Anda. Sekali
orang sudah tak mempercayai janji-janji yang keluar dari mulut Anda, maka
Anda sudah masuk dalam daftar orang tak penting buatnya. Mungkin Anda
memang baik hati, menyenangkan, tapi bila tidak dipercaya, kualitas
pertemanan juga tidak maksimal bukan? Revisi sikap Anda terhadap janji.
Biasakan menjanjikan sesuatu yang biasa namun sangat mungkin dilaksanakan.
Anda harus berjuang untuk menepatinya.

· Anda dan Aura Anda;Ini penting. Ada banyak orang yang tak menyadari
bahwa dirinya tak membuat orang lain merasa nyaman di dekatnya. Boleh jadi
ini terjadi lantaran Anda tak memiliki aura menyenangkan. Coba tanya
orang-orang yang paling dekat. Keluarga, pacar atau sahabat paling
lengket. Sikap apa pada diri Anda yang paling membuat mereka sebal. Apa
pula yang membuat orang enggan banyak bercakap dengan Anda. Siapa tahu
Anda tidak menyadari bahwa selama ini Anda adalah orang yang ketus, bahkan
mungkin mau menang sendiri.

· Kepercayaan dan Loyalitas; Anda baru mendengar keluhan seorang teman,
esoknya Anda menyiarkan keluhan itu sebagai bahan gosip pada sejumlah
orang. Kepercayaan dan loyalitas besar pengaruhnya pada kualitas
persahabatan Anda. Rasa empati, setia, menjadi tuntutan tersendiri. Anda
tidak perlu selalu menyetujui apapun yang diucapkan sahabat Anda. Tapi
setidaknya Anda memiliki sikap yang konsisten. Jika Anda seperti angin
yang mengikut kemana saja Anda merasa nyaman, Anda tak lebih sebagai
sahabat musiman.(*)